Berita Terupdate
IBX5AA69669434FB

Senin, 26 Maret 2018

Posted by Lana Rezky in | Maret 26, 2018 No comments

Penting! Cara Hemat Anggaran Pindahan Lewat Jasa Pindahan Rumah

Rumah merupakan tempat bagi seorang individu untuk bernaung, melindungi diri, serta untuk melakukan kegiatan pribadi lainnya. Tak jarang orang berpindah dari rumah lama ke rumah baru atau dari rumah sewa ke rumah pribadi. Jasa pindahan rumah dapat membantu Anda jika akan pindah rumah.
Banyak hal yang menjadi layanan jasa pindahan ini, di antaranya jasa pemindahan barang, pengemasan barang, dan penataan barang. Untuk mendapatkan layanan tersebut, Anda bisa mengalokasikan anggaran pindahan rumah dengan bijak. Pihak jasa pindahan bisa menjadi solusi untuk pindah rumah dengan biaya lebih terjangkau karena beberapa hal ini.

1.    Tersedia Banyak Layanan Jasa Pindah Rumah
Keperluan untuk pindah rumah tidak harus dilakukan sendiri. Meskipun termasuk kegiatan pribadi, namun pindahan rumah bisa dibantu oleh pihak jasa yang bisa memberikan banyak jasa layanan. Pelayanan jasa pindah rumah tersebut meliputi pemindahan barang, pengemasan barang, serta penataan barang.
Beragamnya layanan ini bisa Anda gunakan untuk meringankan pekerjaan pindah rumah. Pengangkutan barang bisa dilakukan dalam satu hari, sehingga Anda bisa segera bermalam di istana baru dengan barang-barang yang sudah lengkap dan tertata rapi. Anda juga tidak akan kelelahan dalam membereskannya.
Paket layanan ini bisa dipilih sesuai dana yang tersedia. Anda bisa menggunakan jenis jasa yang sesuai. Jika semua paket layanan tersebut dipilih, maka Anda bisa mendapatkan kelengkapan layanan yang sangat memudahkan Anda. Karena sudah mencakup pelayanan lengkap dalam satu pihak jasa saja, maka harganya juga lebih murah.

2.    Tersedia Alat Transportasi yang Memadai
Selain menyediakan beragam layanan dan bisa diperoleh menggunakan program paket layanan, pihak jasa pindah rumah juga memperhatikan media transportasi. Alat transportasi ini diperlukan untuk memindahkan barang dari rumah lama ke rumah baru. Penyediaan kendaraan untuk transportasi ini juga memadai untuk menampung barang pindahan.
Pihak jasa pindahan yang sudah mampu menyediakan alat transportasi yang memadai tersebut dapat menghemat biaya pindahan karena sudah cukup untuk menyewa satu atau dua kendaraan saja. Truk pindahan bisa dipilih sebagai alat transportasi pindahan yang memadai untuk memindahkan barang.

3.    Menyediakan Rute Terdekat ke Rumah Baru
Pemindahan barang dari rumah lama ke rumah baru tentu saja membutuhkan biaya atau dana. Rute perjalanan transportasi pemindahan barang dari rumah lama ke rumah baru juga berpengaruh pada biaya pindahan. Hal ini berkaitan dengan biaya transportasi, yaitu biaya BBM (Bahan Bakar Minyak).
Untuk itu, pelibatan jasa pindahan rumah bisa memudahkan Anda dalam menentukan rute terdekat untuk menuju rumah baru, sehingga perjalanan lebih singkat dan biaya transportasi lebih murah. Penentuan rute ini bisa dilakukan melalui perjanjian dengan pihak jasa pindahan.

4.    Persiapan Pindahan yang Terencana
Persiapan pindahan yang menggunakan jasa pindahan pastinya lebih terencana. Pasalnya, prosedur pelayanan pindahan sudah ditetapkan melalui pendataan para konsumen yang menyewa jasa pindahan. Pengisiaan data mencakup lokasi dan waktu pindahan yang terkait dengan pelaksanaan pindah rumah.
Untuk itu, Anda bisa lebih efektif untuk pindah rumah dengan pelayanan dari pihak jasa pindah rumah. Pemindahan barang juga harus tepat waktu sesuai yang sudah diisikan pada data. Karenanya, maka upaya pengepakan barang beserta pembersihan rumah harus sudah diperkirakan dengan waktu. Oleh karena itu, keperluan pindah rumah segera terpenuhi.
Pindah rumah merupakan suatu kegiatan yang kompleks dan cukup melelahkan, terlebih jika Anda menjalankan semuanya sendiri. Agar pekerjaan terasa ringan dan segera terselesaikan serta kebutuhan segera terpenuhi, maka sewa saja jasa pindahan rumah yang terjamin pelayanannya. Harga sewa yang terjangkau dengan layanan lengkap akan menghemat dana.

Minggu, 11 Maret 2018

Posted by Lana Rezky in | Maret 11, 2018 No comments
Mengintip Kebun Raya Punya Boyolali

Destinasi wisata dan edukasi kian bertambah dengan kehadiran Kebun Raya Indrokilo. Kebun raya ini dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Boyolali dan sampai saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Meski begitu wisatawan sudah dapat mengunjungi kebun raya seluas 8,9 hektar ini.

"Indrokilo ini dulu tempat orang minta penglaris untuk berdagang atau minta jabatan. Saya akan ubah image Indrakilo dengan kebun raya ini," kata Bupati Boyolali Seno Samodro saat menghadiri acara FGD Pengelolaan Kebun Raya yang Modern dan Berkelanjutan, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Seno menjelaskan, konsep Kebun Raya Indrokilo akan dibangun sebagai lokasi konservasi tumbuhan sekaligus hiburan rakyat. Tumbuhan hutan hujan dataran rendah Jawa bagian Timur menjadi tema koleksi dari Kebun Raya Indrokilo.

Baca juga : Sejarah Hadirnya Kebun Raya, dari Italia hingga Bogor

Selain itu juga ada berbagai taman tematik seperti tumbuhan paku-pakuan, taman labirin, rumah kaca, taman pojok energi terbaharukan, dan tempat pembibitan.

"Kebun Raya Indrokilo ini masuknya gratis, tetapi dengan syarat wisatawan hanya boleh jalan kaki atau naik sepeda. Sudah disiapkan tempat parkir. Nanti juga ada Wifi 10 megabyte," jelas Seno.

Kebun Raya Indrokilo dalam tahap pengerjaan. Rencananya akan dibuka pada 2019. krbogor.lipi.go.id Kebun Raya Indrokilo dalam tahap pengerjaan. Rencananya akan dibuka pada 2019.

Untuk menarik minat wisatawan, Kebun Raya Indrokilo juga akan dilengkapi dengan bangunan artistik seperti patung Mahesa Jenar (pahlawan dalam cerita pewayangan) setinggi 30 meter, gerbang yang terinspirasi dari Chiang Kai Shek Memorial Hall di Taiwan, dan jembatan yang fotogenik.
Seno juga mengungkapkan Kebun Raya Indrokilo akan rutin menggelar acara musik dan budaya seperti musik jazz atau pentas wayang.

"Harapan saya Indrokilo ini nanti bisa seperti Kebun Raya Bogor. Mari cintai alam seperti Anda mencintai diri sendiri," kata Seno.

Kebun Raya Indrokilo terletak di Gunungsari, Kelurahan Kemiri, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah. Letaknya sekitar lima kilometer dari Alun Alun Lor Boyolali. Sampai saat ini Kebun Rraya Indrokilo masih dalam pengerjaan dan direncanakan rampung pada 2019.
Posted by Lana Rezky in | Maret 11, 2018 No comments
Apakah Buruk Tinggal di Tengah Perkotaan?

Berada di tengah lalu lintas, tetapi mobil seakan tidak ke mana-mana. Kalaupun ada celah jalan sedikit saja di jalan, maka orang akan berebut demi bisa bisa bergerak.

Faktanya secara total 20 juta kendaraan beredar di Jakarta, bukan per bulan, apalagi per tahun, melainkan hampir setiap hari.

Oleh karenanya, kita pun akan sama-sama mudah menganggukkan kepala manakala citra pertama tentang Ibu Kota ini masih belum berubah. Jakarta sama dengan kata "macet”.

"Kemacetan di Jakarta mengakibatkan kerugian 5 miliar dollar AS (sekitar Rp 67 triliun) per tahun karena jumlah jalan kecil," kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

Oleh karenanya pula, pemerintah menggenjot infrastruktur, mengingat sisi humanisme warganya rentan terkikis gara-gara kemacetan.

Belum lagi, bersamaan dengan itu, padatnya manusia dengan segala aktivitasnya menyisakan segala materi di udara.

Karbon monoksida, sulfur dioksida, dan jenis-jenis materi lainnya beterbangan, yang menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) berukuran partikel PM10 atau sepanjang 0,01 cm, dan PM2.5 atau 0,0025 cm, yang setara sepertiga puluh dari ukuran satu helai rambut.

Untuk sejumlah negara berkembang, WHO melalui Air Quality Guidelines menetapkan batasan PM2.5 sebanyak 25 mikrogram per meter kubik per 24 jam di udara untuk menekan hingga 15 persen angka kematian yang disebabkan polusi udara.

Bagaimana dengan pantauan udara di Jakarta? Indeks Aqicn.org yang menggunakan standar United States Environmental Protection Agency (US-EPA) 2016 menunjukkan sampel udara berstatus “Unhealthy” pada Rabu (28/2/2018) saat jam sibuk pukul 06.00 pagi, dengan jumlah partikel PM2.5 sebanyak 152 mikrogram per meter kubik.
“Unhealthy” berarti polusi sudah memberikan dampak terhadap kesehatan sistem pernapasan. Oleh karenanya, anak-anak, orang tua, dan mereka yang memiliki masalah seperti asma sudah diharuskan menghindari area tersebut.  

Baca: 2016, Warga Jakarta Rugi Rp 51,2 Triliun karena Pencemaran Udara

Maka jangan heran jika banyak orang yang akhirnya cukup menjadikan Jakarta sebagai tempat kerja saja.

Setidaknya dua sampai tiga tahun lalu, jumlah penduduk Jakarta bisa menjadi 11,5 juta jiwa pada siang hari, tetapi mengecil hingga 9,7 juta jiwa ketika malam hari.

Selisih dari jumlah di atas memilih tinggal di Bogor, Depok, dan lainnya, antara lain dengan alasan menghirup udara yang lebih segar, sekalipun mengorbankan waktu—yang belum tentu sejam dua jam—demi menuju Jakarta ataupun kembali pulang supaya bisa bercengkerama lagi dengan anak-anak di rumah.

Baca: Tantangan Jakarta untuk Bisa Menjadi Kota Layak Huni pada 2030

Apakah ini berarti, telak, pilihannya menjadi serba sulit? Apakah sebegitu kejamnya Jakarta jika kita memilihnya sebagai tempat tinggal? Tidak bisakah kita tetap tinggal saja di Jakarta supaya “gampang ke mana-mana”?

Dorongan untuk menjadikan Jakarta menjadi tempat tinggal yang nyaman sejatinya telah lama diusahakan berbagai pihak.

Desain area relaksasi Apartemen Verde Two di CBD Kuningan, Jakarta Selatan.Verde Two Desain area relaksasi Apartemen Verde Two di CBD Kuningan, Jakarta Selatan.

Taman-taman dibangun untuk memenuhi syarat ketersediaan ruang publik sebagai wadah berinteraksi antar-komunitas.
Bicara kualitas udara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui rilis yang diterima KompasProperti, Minggu (2/7/2017), mengejar terus terwujudnya ruang terbuka hijau melalui Program Pengembangan Kota Hijau.

Hunian di tengah kota seperti apartemen Verde Two CBD Kuningan bahkan siap memasangkan AC dengan injeksi udara murni di tiap unit tinggalnya.

Mereka juga membangun 25 fasilitas untuk mendukung kenyamanan, di antara arsitektur bangunan yang mengutamakan kelegaan, seperti gym dan kolam renang anak, hingga area-area teduh untuk membaca, meditasi, dan yoga demi meredakan ketegangan, suatu kenyamanan yang bisa disetarakan dengan hotel bintang lima.

Harapan pun oleh karenanya tidak pupus begitu saja. Dengan makin terwujudnya langkah-langkah seperti di atas, maka mengembalikan kemanusiawian Jakarta sebagai ruang yang digunakan sama-sama untuk beraktivitas bukan hanya akan menjadi wacana semata.
Posted by Lana Rezky in | Maret 11, 2018 No comments
Berlari Mampu Mengurangi Stress

Mungkin kini kita mendapatkan solusi soal bagaimana mengatasi stres yang datang mendera.

Tak perlu lagi mencari-cari cokelat, karena menurut penelitian Universitas Brigham Young, Utah, Amerika Serikat, berlari ternyata bisa meredakan stres.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Neurobiology of Learning and Memory, para peneliti menguji dua kelompok tikus sebagai bahan percobaan.

Kelompok pertama diuji coba dengan berlari menggunakan roda putar selama empat pekan, di mana rata-rata tikus berlari sekitar 4,8 kilometer per hari.

Adapun, akumulasi rata-rata jarak berlari tersebut dianggap bagus untuk tikus.

Kelompok kedua diuji coba dengan lebih banyak diam di kandang.

Kemudian sebagian dari masing-masing kelompok tikus ditaruh dalam situasi penuh tekanan, seperti berjalan di area tinggi dan berenang di dalam air dingin.

Setelah itu, peneliti mengukur otak tikus satu jam setelah mereka berada dalam keadaan tertekan.

Hal ini dilakukan untuk mengetahui long-term potentiation (LTP)--sebuah proses di mana hubungan antara neuron diperkuat dari waktu ke waktu di hippocampus (bagian utama otak).

Proses ini adalah cara mengenali bagaimana ingatan terbentuk dan kembali muncul.

Seiring berjalannya waktu, tekanan berat akan melemahkan hubungan antara neuron tersebut.

Nah, dalam penelitian ini terungkap, tikus yang mengalami tekanan dan berlari memiliki kadar LTP jauh lebih besar daripada yang tidak berlari.

Sehingga, olahraga terbukti bermanfaat bagi memori untuk menurunkan tingkat stres.

Pada eksperimen berjalan di labirin, tikus yang mengalami stres menunjukkan hasil serupa dengan tikus yang berlari dan tidak mengalami stres.

Peneliti lantas berteori, berlari mengurangi dampak stres pada hippocampus.

"Tentu saja, kita tidak bisa selalu mengendalikan stres dalam hidup kita, tapi kita bisa mengendalikan seberapa banyak kita berolahraga."

"Ini mendukung untuk mengetahui bahwa kita dapat melawan dampak negatif stres pada otak kita hanya dengan keluar dan berlari," kata penulis utama studi, Jeff Edwards.
Posted by Lana Rezky in | Maret 11, 2018 No comments
Berapa Jumlah Pengguna Internet di Indonesia?

Populasi penduduk Indonesia saat ini mencapai 262 juta orang. Lebih dari 50 persen atau sekitar 143 juta orang telah terhubung jaringan internet sepanjang 2017, setidaknya begitu menurut laporan teranyar Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia ( APJII).

Mayoritas pengguna internet sebanyak 72,41 persen masih dari kalangan masyarakat urban. Pemanfaatannya sudah lebih jauh, bukan hanya untuk berkomunikasi tetapi juga membeli barang, memesan transportasi, hingga berbisnis dan berkarya.

Berdasarkan wilayah geografisnya, masyarakat Jawa paling banyak terpapar internet yakni 57,70 persen. Selanjutnya Sumatera 19,09 persen, Kalimantan 7,97 persen, Sulawesi 6,73 persen, Bali-Nusa 5,63 persen, dan Maluku-Papua 2,49 persen.

Usia muda, banyak inovasi

Internet tak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari anak muda zaman sekarang. Sebanyak 49,52 persen pengguna internet di Tanah Air adalah mereka yang berusia 19 hingga 34 tahun.

Kelompok ini mengabsahkan profesi-profesi baru di ranah maya, semisal Selebgram (selebritas Instagram) dan YouTuber (pembuat konten YouTube). Menjamurnya perusahaan rintisan digital atau startup pun sedikit banyak digerakan oleh kelompok usia ini, baik mereka sebagai pendiri atau konsumen.

Di posisi kedua, sebanyak 29,55 persen pengguna internet Indonesia berusia 35 hingga 54 tahun. Kelompok ini berada pada usia produktif dan mudah beradaptasi dengan perubahan.

Remaja usia 13 hingga 18 tahun menempati posisi ketiga dengan porsi 16,68 persen. Terakhir, orang tua di atas 54 tahun hanya 4,24 persen yang memanfaatkan internet.

Tingkat pendidikan dan level ekonomi

Selain usia, faktor pendidikan memengaruhi penetrasi internet di Indonesia. Sebanyak 88,24 dari mereka yang menggenggam gelar S2 dan S3 terhubung dengan internet.

Mayoritas lulusan S1 dan Diploma juga telah menggunakan internet, yakni sebanyak 79,23 persen. Di beberapa universitas dan akademi kejuruan, internet memang telah menjadi bagian penting dari proses belajar-mengajar.

Contohnya, tugas dan ujian dikumpulkan lewat e-mail, bukan lagi berbentuk kertas. Mencari referensi pun kerap dari jurnal online atau e-Book, bukan buku-buku fisik. Dalam proses administrasi seperti pengambilan mata kuliah, evaluasi dosen, hingga survey di kampus juga sudah terhubung ke sistem online.

Untuk yang tingkat pendidikannya sampai SMA/MA/Paket C, SMP/MTs/Paket B, SD/MI/Paket A, dan yang tidak sekolah, persentase pengguna internetnya secara berurutan 70,54 persen, 48,53 persen, 25,10 persen, dan 5,45 persen.

Dari level ekonomi juga bisa dibedakan, di mana mayoritas pengguna internet berasal dari kelas menengah ke bawah. Dari 143 juta masyarakat Indonesia yang sudah terkoneksi internet, ada sekitar 62,5 juta masyarakat kelas menengah ke bawah yang menggunakan internet. Sedangkan masyarakat kelas atas sebesar 2,8 juta jiwa.

Dalam survei ini, APJII menggunakan 2.500 responden dengan margin of error +- 1,96 persen dan level of confidence 95 persen. Pengumpulan data ini melalui wawancara dengan bantuan kuisioner. Responden berasal dari enam wilayah Indonesia, yakni Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Bali-Nusa, dan Maluku-Papua.

APJII menggunakan metodologi multi stage cluster sampling, yakni urban, rural-urban, dan rural. Survei dengan metodologi ini diklaim bisa mengetahui persoalan yang dihadapi terkait penetrasi internet di Indonesia.
Posted by Lana Rezky in | Maret 11, 2018 No comments
Tips Aman Jaga Rahasia Perbankan

PT Bank Central Asia Tbk meminta nasabah meminta nasabah menjaga kerahasiaan data perbankan. Sebab, data seperti PIN dan nomor CVV (Card Verification Value) kartu kredit atau kartu debit adalah kunci masuk untuk mengakses data perbankan.

Sekretaris Perusahaan BCA Jan Hendra menyatakan, perseroan telah menjamin keamanan saat nasabahnya melakukan transaksi, tidak hanya untuk transaksi konvensional, tetapi juga keamanan saat menggunakan internet banking.

“Kami selalu mengimbau agar nasabah dan masyarakat mewaspadai berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan BCA dan senantiasa menjaga kerahasiaan data perbankan," kata Jan dalam pernyataan resmi, Minggu (11/3/2018).

Ia mengungkapkan, pemegang kartu kredit atau kartu debit tidak boleh dengan mudah memberikan salinan nomor PIN dan nomor CVV serta data pribadi yang penting lainnya kepada pihak lain. BCA pun memberikan sejumlah cara untuk mencegah terjadinya penipuan.

Pertama, waspadai permintaan informasi data diri dan perbankan Anda. Informasi seperti nomor KTP, tanggal lahir, nama gadis ibu kandung, nomor kartu debit atau kredit, tiga nomor belakang (CVV) kartu kredit, atau PIN ATM, dan lain-lain adalah informasi penting yang harus Anda rahasiakan.

Kedua, hindari menggunakan tanggal lahir sebagai PIN. Canggihnya mesin pencari informasi dan data saat ini bisa dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk memperoleh informasi tanggal lahir Anda melalui media sosial.

Ketiga, hindari transaksi dengan sambungan wifi publik. Koneksi wifi publik bisa saja tidak aman untuk transaksi yang Anda lakukan, serta data dan informasi penting kartu kredit dan kartu debit Anda sesewaktu dapat diambil dan disalahgunakan.

Keempat, kenali produk dan merchant sebelum membayar. Jika membayar dengan kartu kredit, Anda perlu mengenal produk atau merchant Anda sebelum memberikan 16 nomor kartu kredit Anda untuk melakukan pembayaran.

Bila Anda mendapat tawaran dari produk atau merchant dengan menggunakan telepon, surat, surat elektronik (e-mail), internet, atau aplikasi tertentu, pastikan bahwa tawaran itu datang dari sumber yang resmi dan berikanlah data dan informasi diri Anda dan kartu kredit Anda sewajarnya.

Kelima, pastikan kartu hanya digesek sekali. Anda perlu memastikan bahwa kasir atau petugas merchant melakukan gesekan satu kali untuk setiap kali pembayaran.

"Penggesekan dobel dilakukan hanya sejauh transaksi Anda dinyatakan gagal dan dapat dibuktikan," jelas Jan.

Keenam, atau yang terakhir, hubungi call center resmi jika ada hal yang mencurigakan. Apabila Anda merasa tidak yakin atau curiga dengan transaksi internet atau mobile banking, atau transaksi apapun yang meminta informasi penting seputar diri dan data perbankan Anda, sebaiknya Anda segera menghubungi call center resmi bank penerbit.